Popular Posts

Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Terbongkarnya Misteri Kain Kafan Turin Yessus

Thursday, July 26, 2012

Setelah sekian lama menjadi perdebatan, para ahli seni di Italia mengklaim Kain Kafan dari Turin (Shroud of Turin) adalah palsu. Kain kafan tersebut dibuat oleh seniman Giotto, kain kafan yang memiliki panjang 14 Feet ini sempat menjadi perdebatan karena diklaim sebagai kain penguburan Kristus, di sana tercetak gambar samar-samar seorang pria dan tampaknya diwarnai oleh lumuran darah.

Namun dalam sebuah tes karbon yang pernah dilakukan, kain kafan turin ini diproduksi antara tahun 1260 dan 1390. Seorang pakar kesenian Italia Luciano Buso menyatakan bahwa bahwa kain asli sebenarnya telah rusak dan kemudian seniman Giotto diminta untuk membuat salinan.

Setelah berbulan-bulan pemeriksaan dilakukan dengan teliti terhadap foto-foto Kain Kafan, Buso sempat kesulitan karena peninggalan tersebut selalu terkunci dan tidak tersedia dan bisa mudah untuk dilihat kecuali pada acara-acara khusus. 



"Aku telah memeriksa foto yang sangat jelas tentang Kain Kafan dan melihat sejumlah kemunculan nomor 15, di wajah, tangan, dan dalam satu kasus bahkan terlihat berbentuk seperti salib panjang," ujarnya. 


Buso yang tinggal di Treviso, Italia utara menjelaskan misteri yang tersembunyi dalam kain itu, ternyata diciptakan oleh seniman Giotto dengan tanda nomor 15 dan juga tahun pembuatan 1315, dan kain tersebut merupakan salinan dari kain asli yang telah rusak dan kemudian hilang selama berabad-abad. 



"Dia tidak berusaha apa-apa, yang jelas dari kenyataan bahwa dia menandatanganinya dengan inisial Giotto yaitu '15', untuk mengotentikasi sebagai karya sendiri dari 1315. Kain ini bukan palsu tetapi ia diminta untuk membuat salinan yang asli," ujarnya seperti dikutip dari dailymail Rabu, (8/6/2011) 


Buso juga menegaskan bahwa 700 tahun yang lalu Giotto diperintahkan untuk menyalin kain kafan, dan ini adalah praktik umum bagi sebagian seniman untuk memasukkan tanggal ke dalam karya mereka, sehingga dapat menjamin keaslian mereka dan itu hanya diketahui oleh segelintir orang dan juga untuk menghindari pemalsuan. 






"Kain yang asli mungkin rusak, dan Gereja meminta salah satu seniman terbesar pada saat itu, Giotto, untuk membuat salinan dan kemudian kain yang asli hilang. Apa yang kita miliki sekarang adalah salah satu salinannya," tegasnya 




Klaim Buso ini merupakan bagian dari sebuah buku baru yang telah ia tulis, dan akan diterbitkan bertepatan dengan penelitian karbon terhadap kain turin yang pernah dilakukan tahun 1980 dan penelitian ini dihentikan oleh pihak Gereja. 




"Untuk alasan yang jelas, itu tidak dipublikasikan secara luas bahwa itu adalah salinan kain tersebut dan kalau diperjelas pasti akan memiliki dampak bagi Gereja. Dan saya mengerti telah mengabaikan teori saya, tapi saya yakin bahwa saya benar," tukasnya. 



Giotto merupakan seniman yang paling terkenal pada waktu itu dan karya terkenal lainny adalah dekorasi Kapel Scrovegni di Padua, dalam lukisan dinding yang menggambarkan kehidupan Perawan Maria dan Kristus. 
Read Post | comments

Paranormal Didalam Time Elit Amerika 'Star Gate'

Mengumpulkan informasi mengenai kondisi musuh adalah salah satu kunci kemenangan dalam peperangan dan taktik ini merupakan sebuah praktek yang lazim dilakukan di dunia intelijen. 


Namun, ketika intelijen di dunia Timur mulai menggunakan teknologi-teknologi barat yang canggih, Intelijen dunia barat malah kembali ke cara-cara tradisional yang populer di kebudayaan timur. Ini tercermin dari proyek rahasia CIA yang bocor ke publik tahun 1995, yaitu proyek Stargate. 



Proyek ini adalah proyek rahasia pemerintah Amerika Serikat yang dijalankan oleh CIA, bekerja sama dengan badan intelijen dan militer lainnya seperti NSA (National Security Agency) dan angkatan darat. Proyek ini mulai aktif sekitar tahun 1970an hingga ditutup pada tanggal 30 Juni 1995. 

Tujuan proyek ini adalah untuk menyelidiki fenomena paranormal seperti remote viewing (kemampuan mendapatkan informasi tertentu dari jarak jauh tanpa harus berada di lokasi), Precognition (meramalkan suatu peristiwa yang akan terjadi di masa datang) dan Telekinesis (memindahkan sebuah objek tanpa menyentuhnya). 



Walaupun kedengarannya mengada-ngada, namun penggunaan teknik Remote Viewing misalnya, telah dipakai oleh intelijen Amerika pada beberapa black operation di masa lampau. Salah satu tokoh yang dikenal ahli dalam penggunaan teknik ini adalah Ingo Swann, yang di kemudian hari menjadi otak dari Stargate. Ingo Swann juga adalah orang yang pertama kali menggunakan istilah Remote Viewing. 

Tentu saja, CIA tidak sekedar hanya tertarik menyelidiki fenomena ini. Mereka juga menyelidiki kemungkinan penggunaannya di dalam dunia intelijen. 

Dalam proyek ini, para peneliti mengembangkan satu set protokol yang dimaksudkan untuk membuat pengalaman-pengalaman paranormal seperti remote viewing menjadi lebih scientific. Mereka juga secara aktif berusaha menemukan metode yang bisa meminimalisir ketidakakuratannya. 

Proyek ini dianggap sebagai usaha terakhir dalam komunitas intelijen Amerika dan para "viewers" ini hanya akan diberi tugas jika semua usaha lain telah dicoba dan gagal. 

Pada masa jayanya, proyek ini memiliki laboratorium penelitian hingga 14 unit di seluruh Amerika dan paling tidak ada 22 remote viewers yang bekerja untuk menyediakan data intelijen. 

Ketika proyek ini ditutup pada tahun 1995, paling tidak masih ada tiga orang remote viewer yang masih aktif di CIA. 

Remote Viewing dan Intelijen 
Ketika tugas diberikan, seorang viewer akan masuk ke sebuah ruangan bersama seorang pemandu. Di ruangan ini viewer akan memproyeksikan pikirannya sambil berusaha tetap menjaga kesadarannya. 

Sang pemandu kemudian akan menunjukkan sebuah lokasi atau kordinat sebuah wilayah di peta, lalu meminta viewer untuk mulai memproyeksikan pikirannya. Kemudian pemandu akan menanyakan apa yang dilihatnya. Sang viewer kemudian membuat catatan dan sketsa untuk menggambarkan impresi yang didapatkannya. 

Salah satu aspek penting dalam teknik ini adalah, sang viewer tidak boleh memberikan penilaiannya sendiri atas impresi yang didapat. Jika ini diabaikan, maka impresi yang dihasilkan akan menjadi tidak akurat. 

Tidak selesai sampai disitu, Jika viewer telah mendapatkan beberapa informasi, maka Informasi ini masih harus diverifikasi oleh pihak lain untuk menemukan penafsiran yang cukup tepat. 

Walaupun informasi yang didapat para viewer tidak selalu berguna, namun, para viewer di proyek Stargate terbukti pernah menghasilkan beberapa informasi intelijen yang cukup luar biasa. 

Keith Harary adalah salah satu remote viewer yang direkrut ke dalam proyek Stargate. 

Pada tahun 1979, terjadi krisis penyanderaan warga Amerika di Iran, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Iran Contra. 

Keith diminta untuk menyelidiki situasi di Iran dengan remote Viewing. Kemudian, Keith mulai memproyeksikan pikirannya. 

Dari penglihatannya, Ia berhasil mengetahui kalau salah satu warga Amerika yang disandera di Iran "mengalami Nausea (Perasaan selalu ingin muntah) dengan satu sisi tubuhnya terluka/rusak" dan sandera itu "akan dibawa pulang dengan pesawat terbang beberapa hari kemudian". 

Informasi ini cukup akurat. Seorang sandera yang bernama Richard Queen ternyata mengidap lemah otot, mata rabun, kordinasi tubuh yang kacau balau, vertigo dan multiple sclerosis yang mempengaruhi saraf di satu sisi tubuhnya. Akibatnya, Queen dilepas oleh para penyandera di Iran dan presiden Jimmy Carter mengirim sebuah pesawat untuk membawanya pulang. 

Lain lagi kisah Joseph McMoneagle, juga seorang Viewer. Pada tahun 1979, ketika perang dingin masih berlangsung antara Rusia dan Amerika, ia berhasil mengetahui informasi mengenai jadwal peluncuran kapal selam Rusia terbaru. 

Ia mengatakan kalau kapal selam itu akan diluncurkan empat bulan setelah prediksinya, yaitu sekitar bulan Januari 1980. 

Foto satelit yang didapatkan oleh intelijen Amerika menunjukkan akurasi prediksi ini. Di antara rekan-rekannya di Stargate, McMoneagle memang dikenal mampu memprediksi sebuah peristiwa beberapa bulan sebelum terjadi. 

Jadi, kemampuan yang dimilikinya lebih kearah precognitive dibanding remote viewing. 

Kemampuan ini didapatkannya ketika ia mengalami Near Death Experience (pengalaman hampir mati) di tahun 1970an. Setelah itu, ia mulai mendapatkan pengalaman-pengalaman paranormal yang membuatnya direkrut ke dalam proyek Stargate. 

Patrick Price adalah seorang remote viewer yang lain. Berbeda dengan viewer lainnya, Patrick memiliki akurasi yang sangat luar biasa. Di dalam proyek Stargate, kemampuannya boleh dibilang menyamai Ingo Swann, sang otak dari Stargate, dan persaingan di antara keduanya telah melegenda di kalangan CIA. 

Pada tahun 1973, Patrick diberikan sebuah kordinat di wilayah Rusia dan diminta mendeskripsikan impresi yang didapatkannya mengenai wilayah tersebut. Hasilnya, para petinggi militer terkejut karena ia mendeskripsikan adanya sebuah fasilitas militer super rahasia di tempat itu. 

Patrick yang tidak memiliki latar belakang militer atau intelijen bahkan mampu menyediakan daftar nama proyek yang berhubungan dengan aktifitas yang sedang berlangsung, termasuk proyek yang sangat sensitif dan rahasia. Ia bahkan bisa menyebut nama kode untuk fasilitas itu, tata letaknya dan nama orang-orang yang terlibat dalam proyek rahasia itu secara akurat. 

Salah seorang petinggi CIA pernah mendeskripsikan Patrick dengan kalimat "He was extraordinarily accurate, unbelievably accurate". 

Sekarang kalian tahu mengapa Uni Sovyet bisa runtuh dan takluk dengan Amerika Serikat. Sayangnya Patrick meninggal pada tanggal 14 Juli 1975 sebelum sempat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi. 

Pada tanggal 17 Mei 1987, Iran meluncurkan sebuah rudal yang kemudian menghancurkan kapal fregat Stark milik Amerika Serikat. Peristiwa ini mengejutkan dunia, namun tidak bagi mereka yang terlibat di Stargate karena tiga hari sebelumnya, salah seorang viewer bernama Paul H Smith telah memprediksinya.

Dalam bukunya yang berjudul "Reading the Enemy's Mind: Inside Star Gate: America's Psychic Espionage Program", Smith mengatakan kalau ada rekannya di Stargate yang bahkan bisa membengkokkan sendok dengan pikirannya. 

Mengenai ditutupnya proyek Stargate, Smith menyalahkan birokrat di pemerintahan Amerika yang skeptis dan takut untuk mengambil risiko. 

Lyn Buchanan adalah seorang sersan yang direkrut ke dalam proyek Stargate. Namun ia bukan seorang remote viewer. 

Lyn Buchanan adalah seorang ahli telekinesis. Selain itu ia juga seorang ahli komputer. Dua kemampuan ini cukup untuk menarik perhatian petinggi militer yang segera merekrutnya ke dalam proyek Stargate. 

They are still watching 
Pada tahun 1995, CIA melihat bahwa proyek ini tidak memberikan hasil yang signifikan terhadap intelijen. Jadi, mereka memutuskan untuk menutup proyek senilai 20 juta dolar ini untuk selamanya, walaupun banyak yang percaya kalau mereka masih menjalankannya secara diam-diam. 

Setelah ditutup secara resmi, para veteran stargate yang masih hidup mulai terbuka mengenai subyek remote viewing kepada publik Amerika. Salah seorang Viewer bernama David Morehouse misalnya, mendirikan sebuah perusahaan yang khusus melayani pelatihan remote viewing untuk pengembangan diri manusia. 

Paul H Smith kemudian mendirikan RVIS, juga perusahaan yang bergerak dalam bidang pelatihan remote viewing. Ia juga kepala dari IRVA (International Remote Viewing Associations), sebuah organisasi yang terdiri dari para veteran Stargate dan paranormal swasta generasi terbaru. 

Lyn Buchanan, sang ahli telekinesis, bersama dengan Mel Riley, remote viewer Stargate, mendirikan PSI (Problems Solutions Innovations) yang juga menyediakan jasa Remote Viewing. 

Jadi, berhati-hatilah, karena kalian tidak tahu siapa yang sedang mengintip. 

Simak tayangan video berikut: 





Read Post | comments

Misteri Bola Besi "UFO" Namibia Terungkap

Monday, December 26, 2011

Teka-teki bola besi misterius yang jatuh dari langit suatu daerah terpencil Namibia, Afrika, akhirnya terpecahkan. 

Ahli mengungkap, bola besi seberat 5,8 kilogram dan berdiameter 35 centimeter itu bukan tanda kehadiran alien, melainkan tangki bahan bakar hidrazin dari sebuah roket tak berawak.

"Bagi yang bertanya-tanya apa benda bundar ini sebenarnya, maka jawabannya adalah tangki hidrazin seberat 39 liter," kata Adrian Chen dari jaringan blogger Gawker, seperti dimuat harian Daily Mail Minggu 25 Desember 2011. Ia memperoleh informasi dari seorang komentator di blognya.

"Tangki bulat semacam ini dipergunakan di roket tak berawak untuk peluncuran satelit. Hal ini cukup menjelaskan mengapa mereka bisa jatuh pada posisi geografis tertentu," tambah Chen.
Saat menghantam tanah,  bola itu membentuk lubang dengan kedalaman 12 inchi, dan panjang 13 kaki atau 3,9 meter. Peristiwa jatuhnya benda misterius di padang rumput di daerah terpencil Namibia terjadi pada pertengahan November lalu, namun baru diberitakan pekan lalu.
Pihak berwenang Namibia sempat meminta bantuan NASA untuk mengidentifikasi bola besi, yang saat itu belum diketahui asal muasalnya. Namun, Kepala Polisi Forensik, Paul Ludik, sudah menduga kalau bola merupakan bagian dari pesawat luar angkasa, dan tak terkejut begitu tahu bola adalah bagian dari roket.

Menyoal suara ledakan yang didengar penduduk beberapa hari sebelum bola ditemukan, Ludik memperkirakan bahwa suara itu adalah ledakan sonik yang muncul saat menembus atmosfir pembatas suara di bumi. Suara tersebut bisa juga muncul karena efek dari bumi.

Sebelumnya, sejumlah spekulasi bermunculan terkait bola bundar itu. Ada yang menyebut: "akhirnya bukti keberadaan alien ditemukan". Ada juga yang bercanda, benda itu mirip dengan karakter dalam film Teletubbies.

Sementara, beberapa orang mengklaim, benda itu diduga partikel yang lepas dari Large Hadron Collider, laboratorium pencari partikel Tuhan, kotoran rusa, atau bahkan Quaffle dari film Harry Potter.
Read Post | comments

Penemuan Benda Purbakala Yang Belum Terungkap Misterinya

Sunday, December 18, 2011

1. The Grooved Spheres


Selama beberapa dekade terakhir, penambang di Afrika Selatan telah menggali bola2 logam misterius. Asalnya tidak diketahui, bola2 ini berdiameter sekitar satu inci atau lebih, dan ada beberapa yang terukir dgn 3 alur paralel disepanjang diameter bola. Dua jenis bola telah ditemukan: yg satu terdiri dari logam padat kebiruan dgn bintik2 putih, yg lain terdapat cekungan dan berisi zat putih kenyal. Hebatnya adalah bahwa batu dimana bola2 tsb ditemukan ini berasal dari era Prakambrium - dan berumur 2,8 miliar tahun! Siapa yg membuat bola-bola tsb dan untuk apa tujuannya tidak diketahui hingga kini.

2. The Dropa Stones

Pada tahun 1938, sebuah ekspedisi arkeologi dipimpin oleh Dr Chi Pu Tei ke pegunungan Baian-Kara-Ula, China membuat penemuan yang mengejutkan di beberapa gua yang tampaknya telah dihuni oleh beberapa kebudayaan kuno. Terkubur oleh zaman di lantai gua terdapat ratusan piringan batu(disk stones). Berdiameter sekitar sembilan inci, masing-masing memiliki lingkaran ditengah dan terukir dengan alur spiral, terlihat oleh seluruh dunia seperti piringan hitam kuno(piringan musik) berumur 10.000-12.000 tahun. Alur spiral tsb, ternyata, terdiri dari huruf hieroglif kecil yang menceritakan kisah yang menakjubkan tentang pesawat ruang angkasa dari dunia yg jauh yang jatuh di pegunungan tsb. Pesawat luar angkasa tsb dikemudikan oleh orang-orang yang menyebut diri mereka Dropa, dan sisa keturunan mereka, mungkin, ditemukan di gua tsb.

3. The Ica Stones


Pada awal tahun 1930-an, ayah dari Dr Javier Cabrera, Antropolog Kebudayaan Ica, Peru, menemukan ratusan batu utk upacara pemakaman di makam suku Inca kuno. Dr Cabrera, melanjutkan pekerjaan ayahnya, telah mengumpulkan lebih dari 1.100 batu andesit tsb, yang diperkirakan berumur 500-1.500 tahun dan telah dikenal luas sebagai Ica Stones. Batu-batu tsb berukiran, kebanyakan bergambar/bergrafis seksual (yang umum bagi kebudayaan), patung berhala dan yang lain menggambarkan praktek-praktek kedokteran seperti operasi jantung dan transplantasi otak. Ukiran yang paling menakjubkan, bagaimanapun, jelas menggambarkan dinosaurus seperti Brontosaurus, Triceratops (lihat foto), Stegosaurus dan Pterosaurus. Walaupun ada yg beranggapan Ica Stones hoax/tipuan, keasliannya belum tersangkalkan atau terbukti hingga saat ini.

4. Giant Stone Balls of Costa Rica

Para pekerja mencangkul dan membakar melalui lebatnya hutan Kosta Rika guna membersihkan area untuk perkebunan pisang di tahun 1930-an terhambat oleh beberapa obyek yang luar biasa: puluhan bola batu, kebanyakan bola tsb bahkan bulat sempurna. Ukuran mereka bervariasi dari yang kecil seperti bola tenis sampai yang berdiameter 8 kaki (2,4 m) dengan berat 16 ton! Meskipun bola batu besar tsb jelas buatan manusia, tidak diketahui siapa yang membuat dan untuk tujuan apa, dan yang paling membingungkan, bagaimana mereka mencapai presisi lingkaran bola tersebut (bulat sempurna).

5. Oera Linda Book


Buku Oera Linda adalah naskah Frisian yg kontroversial mencakup tema sejarah, mitologi, dan religius yg pertama kali muncul di abad ke-19. Tema didalam Buku Oera Linda termasuk katastrofisme, nasionalisme, matrilineal, dan mitologi. Buku tsb menyatakan bahwa Eropa dan daratan lainnya, dalam sejarah mereka, diperintah oleh serangkaian ibu rakyat yg terpimpin dalam hirarkisme pendeta-pendeta perempuan (perawan) yg mempersembahkan diri untuk dewi Frya, putri dari dewa tertinggi Wr-Alda dan Irtha,sang ibu bumi. Dan menyatakan bahwa peradaban Frisian tsb menguasai alfabet yang merupakan leluhur dari abjad Yunani dan Fenisia. Naskah tsb bertanggalkan tahun 1256. Diklaim bahwa buku tsb adalah salinan dari naskah yg lebih tua, dan jika asli, ditulis oleh orang-orang diantara tahun 2194 SM - 803 M.

6. Impossible Fossils

Fosil, seperti yang kita pelajari di sekolah dasar, muncul dalam batuan yang terbentuk ribuan tahun yg lalu. Namun ada sejumlah fosil yg tidak masuk akal baik secara geologi maupun sejarah. Sebuah fosil jejak tangan manusia misalnya, ditemukan di batu kapur yg diperkirakan berumur 110 juta tahun. Sebuah fosil jari manusia yg ditemukan di Kutub Utara Kanada juga berumur 100-110 juta tahun. Dan terdapat fosil jejak kaki manusia, kemungkinan memakai sandal, ditemukan dekat Delta, Utah dalam endapan serpih diperkirakan berumur 300 jt - 600 jt tahun.

7. Out-of-Place Metal Objects

Manusia bahkan belum ada 65 juta tahun yg lalu, apalagi orang-orang yg bisa membuat logam. Jadi bagaimana ilmu pengetahuan menjelaskan tabung logam semi-bulat digali dari batu Kapur berusia 65 juta-tahun di Prancis? Pada tahun 1885, sebuah bongkahan batubara pecah dan ditemukan sebuah logam berbentuk kubus yg jelas dibuat oleh tangan yg cerdas. Pada tahun 1912, karyawan di sebuah pabrik listrik memecahkan sebuah bongkahan besar batubara dan kemudian sebuah panci besi jatuh dari dalamnya! Sebuah paku ditemukan tertanam dlm sebuah bongkahan batu pasir dari Era Mesozoic. Dan masih banyak lagi, anomali/keanehan seperti diatas.
Read Post | comments

Penguburan Tersadis Di Dunia

Saturday, December 10, 2011

Di dunia ini ada beberapa tipe pemakaman, misalnya : Mumifikasi (dimumikan), Pembakaran mayat (kremasi), Dan umumnya dikubur di dalam tanah. Tetapi ada bentuk pemakaman lain yang mengerikan yaitu “Sky Burial” yang mana masih diperlakukan di Tibet meski tidak banyak.

Adalah sebuah sekte dari agama di Tibet  terutama yang  masih percaya akan reinkarnasi, masih melakukan ritual pemakaman sky burial.  Metode penguburan mayat ini tidak berlaku untuk sembarang mayat. Ritual ini tidak untuk orang yang pada waktu mati belum berusia 18 tahun, atau bagi wanita hamil yang meninggal atau orang-orang yang meninggal karena penyakit menular dan berbahaya.

Pada dasarnya, selain dikubur  layaknya di belahan bumi manapun, di Tibet khususnya, masih ada tiga jenis pemakaman, yaitu : dipersembahkan kepada laut (water burial,  yaitu metode penguburan dimana mayat di berikan kepada ikan-ikan untuk jadi santapan sang ikan di laut), yang kedua adalah : dikremasi dan  yang terakhir adalah sky burial ini, yaitu metode penguburan mayat dimana tubuh mayat dipersembahkan kepada vultures atau burung bangkai
Dipercaya bahwa sky burial akan lebih mempercepat roh si mati untuk naik ke nirvana .  Perjalanan akan jauh lebih cepat dengan bantuan burung vultures. Yang dalam bahasa Tibet disebut “Dakinis”  atau terjemahannya adalah “sky dancer’ yang berarti  “angel”.

Kelompok  penganut agama ini percaya bahwa tubuh manusia yang sudah meninggal adalah hanya sebagai ” vessel atau wadag” saja, artinya sudah tidak ada maknanya, dan sesuai dengan ajaran agama mereka yang berdasar “memberi” maka dengan dipersempahkan wadag ini kepada burung, akan membantu makhluk lemah yang perlu survive untuk hidup,  dalam hal ini  memberi makan vultures dengan potongan daging berasal dari jazad yang meninggal juga merupakan simbol suci agama tersebut (dakinis)

Dalam proses Sky Burial jasad manusia yang mati di potong-potong dan dipisahkan antara tulang dan daging. Tulang yang tersisa dipecah menjadi bagian kecil untuk dimakan oleh burung lain yang lebih kecil  seperti gagak atau Rajawali.

Biasanya bagian tubuh yang dibawa pulang adalah rambut, yang terkadang mereka juga menyimpannya di kuil. Tak jarang ada yang membawa pulang tengkorak kepala yang sudah dipecahkan untuk tempat minum teh.






Read Post | comments
 
© Copyright Panitia Hari Kiamat 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.