Popular Posts

Showing posts with label Kontroversi. Show all posts
Showing posts with label Kontroversi. Show all posts

Walisongo Penyebar Ajaran Setan Perusak Islam dan Nusantara??Artikel Sesat atau Bagaimana Pendapat Anda

Sunday, April 1, 2012

Walisongo Penyebar Ajaran Setan Perusak Islam dan Nusantara ??sesat atau bagaiamana
silahkan beri pendapat anda

penulis disini cuma mengshare saja untuk pendapat orang lain
silahkan dibaca untuk tau pendapat orang mau ia aliran apa kira kira begitu,

Sungguh bangsa ini terlalu bodoh untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak. Keengganannya belajar atau meneliti sumber referensi atau argumentasi suatu permasalahan membuatnya senantiasa terjebak kepada pembodohan demi pembodohan. Sampai hari ini bangsa yang rakyatnya demikian banyak ini akhirnya telah jatuh kafir tanpa mereka sendiri menyadarinya, hal itu diakibatkan ajaran 'Islam' (tanda kutip) yang mereka yakini berasal dari Wali Dungu yang dipuja puja oleh orang stres yang kemudian dikenal dengan sebutan Walisongo. Mari kita merunut kembali trik-trik istimewa yang dibawakan oleh 9 orang yang dianggap sakti atau memiliki karomah tersebut. Anehnya ke 9 orang Wali sakti tersebut tidak pernah menuliskan kitab keilmuan tentang Islam yang berdasarkan pada Quran dan Hadits yang shahih, namun justru berbuat aneh. Contohnya ketika Sunan Kalijaga masuk Islam, dia tidak diwajibkan shalat malah disuruh nungguin tongkat hingga tubuhnya dipenuhi tanaman merambat. Ini adalah suatu kekafiran atau suatu pelecehan terhadap Islam. Islam tidak mengajarkan hal seperti yang dilakukan para Wali sesat tersebut sama sekali. Sayangnya orang orang dungu terlanjur mencintai Wali setan itu sampai dengan saat ini. Mari kita mulai teliti beberapa intrik berdasarkan sejarah yang autentik mengenai perkembangan Islan di negeri ini dahulu kala.

Satu dari 20 orang Jawa mengisap candu, tulis pakar candu Henri Louis Charles Te Mechelen tahun 1882, seperti yang tercantum dalam buku Opium To Java karya James R.Rush. Kebiasaan mengisap candu bukan hanya terjadi di tanah Jawa, tetapi juga di sejumlah wilayah koloni Eropa di Asia, tulis Te Mechelen yang waktu itu menjabat sebagai Inspektur Kepala Regi Opium dan Asisten Residen Yuwana di wilayah Jawa Tengah masa kini. Penikmat candu tersebar di berbagai kalangan dan meluas di Jawa khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada papan atas, candu dikonsumsi sebagai gaya hidup, disuguhkan sebagai tanda kehormatan bagi tetamu di rumah para bangsawan Jawa dan China, tetapi kelompok masyarakat lain juga menjadi pecandu, meskipun kebanyakan mengonsumsi candu kualitas rendah.


Menurut sejarawan Melayu, Aswandi Syahri, perdagangan candu di Kota Tanjung Pinang memang dilegalkan dengan pengawasan Pemerintah Hindia Belanda pada akhir abad ke-19. Candu diperdagangkan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang China di Tanjung Pinang waktu itu. Akan tetapi, perdagangan candu di Kota Tanjung Pinang sebenarnya sudah lama terjadi. Itu dapat dilihat dari sejarah perang kerajaan Riau yang dipimpin Raja Haji FisabiliLLAAH (maaf setelah ini saya tidak menempatkan asma ALLAH dibelakang nama raja satu ini ) (1783-1785). Penyulut perang itu adalah masalah candu.

Aswandi menjelaskan, Februari 1782 di perairan Tanjung Pinang, datang kapal Inggris, yaitu Betsy. Kapal itu membawa barang-barang perdagangan, termasuk 1.154 peti berisi candu. Kapal itu kemudian dibajak oleh pembajak dengan kapal La Sainte Therese yang dinakhodai Mathurin Barbaron, nakhoda asal Perancis. Kapal Inggris Betsy, lanjut Aswandi, kemudian dibawa oleh Mathurin ke Malaka yang dikuasai VOC. Raja Haji Fisabili yang mengetahui kejadian itu meminta pemerintah VOC di Malaka membagi hasil rampasan dari kapal yang dibajak oleh nakhoda asal Perancis itu.

Akan tetapi, pemerintah VOC di Malaka tidak ingin membagi hasil rampasan itu. Situasi memanas sehingga pasukan VOC dari Malaka menyerang Kota Tanjung Pinang yang waktu itu berada di bawah pemerintahan Raja Haji Fisabili. Kapal besar VOC yang bersandar di perairan Tanjung Pinang ditembak oleh pasukan Raja Haji Fisabili pada 6 Januari 1784. Ini kemudian dijadikan sebagai tanggal kelahiran Kota Tanjung Pinang.

Patut dicatat dalam hal ini khusus mengenai perdagangan candu, hal yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memperdagangakan ini, para bandar membentuk lebih dahulu para pemakai aktifnya, yang tentu semua itu harus didahului dengan memberikan candu secara gratis kepada calon pemakai hingga dia ketagihan, dan yang pasti hal itu terjadi jauh sebelum perdagangan candu sudah berhasil sukses pada sekitar abad XVI. Hingga pada abad XVIII, para pengusaha dari etnis Tionghoa semakin berjaya melalui perdagangan candu dari China dan Benggala yang diangkut dengan kapal-kapal dagang China. Kemudian candu-candu itu diselundupkan dengan perahu-perahu nelayan menyusuri Sungai Lasem dan masuk melalui kanal-kanal atau gorong-gorong air menuju rumah-rumah pengusaha candu.

Perdagangan tersebut semakin mengembangkan pecinan, pergudangan, dan kawasan produksi, pengusaha Tionghoa, baik di sebelah barat maupun timur sungai. Namun, sekarang keriuhan perdagangan tak lagi terdengar dan kelihatan. Bangunan-bangunan perpaduan arsitektur China-Eropa di sekitar Sungai Lasem banyak yang hancur atau tidak terawat. Para pedagang China itu mementuk jaringan dagang dengan bekerjasama dengan penguasa pribumi, dan sesama pedagang China melalui perkawinan. Pola kawin politik ini memungkinkan hubungan ekonomi menjadi sebuah hubungan politik yang mendukung langgengnya bisnis orang-orang China di Jawa.

een-opiumschuiver-op-java-1900

Tak heran, jika pada masa peperangan dan perebutan kekuasaan raja-raja di Jawa, banyak diantara bangsawan-bangsawan keturunan China ikut terlibat dalam berbagai perseteruan politik. Salah satu faktor kesuksesan pedagang China terutama dalam mengelola bisnis candu di Hindia Belanda karena jaringan dagang yang luas, seluas kekuasaan kompeni Hindia Belanda itu sendiri. Jaringan perdagangannya meliputi kawasan regional, interegional, dan antarpulau. Perkembangan konsumsi candu telah menyertai perkembangan imperium perdagangan orang-orang China. Selain itu para pedagang China di pesisir utara Jawa Timur pandai menangkap kesempatan dan fasilitas yang diberikan oleh VOC berupa lisensi berdagang opium, maupun fasilitas dan perlindungan dari penguasa pribumi. Selanjutnya mereka juga membangun hubungan dagang dengan sesama etnis China untuk memperkokoh ikatan diantara mereka sendiri.
Infiltrasi VOC ke pesisir utara Jawa Timur, telah melibatkan para pedagang China sebagai jalan keluar, selain kekuatan militer, untuk mengatasi kesulitan perdagangan Kompeni Hindia Belanda di sana. Kompeni lebih memilih berpartner dengan para pedagang China karena kepiawaiannya dalam hal berdagang secara koleksi ataupun distribusi. Dengan membentuk jaringan dagang dengan orang-orang China di pesisir, Kompeni semakin memperlancar dominasi perdagangan di wilayah Jawa Timur meliputi Tuban, Gresik, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Besuki, Panarukan, dan Madura Barat (Bangkalan, Sampang, Pamekasan).


Belanda melalui Kompeni Belanda di Hindia Timur (Vereenigde Ost Indische Companie/ VOC) pada 1677 mendapatkan perjanjian dengan raja Jawa ketika itu, Amangkurat II untuk memasukkan candu ke Mataram dan memonopoli perdagangan candu di seluruh negeri. Perjanjian serupa juga disusul di Cirebon setahun kemudian. Sejak tahun 1619-1799 VOC bisa memasukkan 56.000 kg opium mentah setiap tahun ke Jawa. Dan pada 1820 tercatat ada 372 pemegang lisensi untuk menjual opium.

Berikut adalah beberapa riwayat yang seharusnya membantu menyadarkan umat akan adanya perbedaan antara ulama yang benar dan palsu. Kebanyakan dari ulama yang benar pada hari ini, tidak lain berada di dalam tahanan atau di barisan depan pada medan pertempuran.

'Abdullah Ibnu 'Abbas berkata bahwa Rasulullah ShallAllahu 'Alaihi Wasallam, bersabda yang artinya: "Akan ada penguasa yang kamu kenal dari mereka yang baik dan jahat. Siapa saja yang menentangnya akan selamat. Siapa saja yang berlepas diri darinya akan selamat. Dan siapa saja yang bersama dengan mereka akan binasa." (Dikoleksi oleh Ibnu Abi Syaibah dan At-Tabarani; Al-Al Bany dalam "Shahih Al-Jaami'", Hadits No. 3661)

Maka sudah sepantasnyalah kita bertanya, ada tujuan apa kok Walisongo dibudayakan sebagai penyebar Islam di Indonesia, walau kenyataan ilmiahnya tidak seperti itu. Ada apa dibalik pembunuhan Syaikh Siti Jenar yang bukan Wali dari China? Anehnya betapa para Wali tersebut dalam dakwaan terhadap Siti Jenar berdasarkan pemahaman Syari'at padahal selama ini tidak ada ajaran atau buku bernuansakan Syari'at peninggalan mereka? Ada apa dengan kisah tentang para Wali yang semuanya bernilai takhayul mistis dengan budaya candu yang membuat orang malas hingga Belanda bisa menjajah negeri ini sebegitu lama. Ada apa juga kedekatan para Wali itu dengan penguasa ketika itu padahal Islam melarang ulama untuk mendekati penguasa sebagaimana dijelaskan berikut ini.


Abul A'war As-Sulami berkata bahwa Rasulullah, bersabda yang artinya: "Hati-hati terhadap pintu-pintu penguasa; di sana ada kesukaran dan kehinaan." (Dikoleksi Oleh Ad-Dailamii dan At-Tabaraani; Al-Al Bany "As-Silsilah As-Shahiihah, Hadits 1253)

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah. Bersabda yang artinya: "Siapa saja yang mendekati pintu-pintu penguasa akan menderita. Siapa dari seorang hamba yang semakin mendekati penguasa, dia hanya memperbesar jarak dari ALLAH." (Dikoleksi oleh Ahmad; Al-Al Bany dalam "Sahiih at-Targhiib wat-Tarhiib", hadits no. 2241)

Jaabir berkata bahwa Rasulullah bersabda, kepada Ka'ab Ibnu Ujrah, yang artinya: "Wahai Ka'ab Ibnu Ujrah, Aku mencari lindungan Allah untukmu dari kepemimpinan orang bodoh. Akan ada penguasa, siapa saja yang datang kepada mereka kemudian membantu mereka dalam kezaliman dan membenarkan kebohongan mereka, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan dari golongannya, dan tidak membantu mereka dalam kezaliman mereka, tidak juga membenarkan kebohongan mereka, maka dia dari golonganku dan aku dari golongannya, dia akan diizinkan menuju ke Haud (Dikoleksi oleh Ahmad, Al-Bazzar, Ibnu Hibban; Al-Al Bany dalam "Shahih At-Targhib wat Tarhib", Hadits No 2243)



Selain itu, ada berbagai riwayat dari perkataan Shahabat, yang dalam hal ini As-Suyuti telah mengumpulkan dari 'Ali Abi Thalib, Ibnu Mas'ud, Hudzaifah Ibnu Al-Yaman, dan Abi Dzar, riwayat yang memperingatkan mendekati penguasa atau pintu-pitu penguasa. Lihatlah "Maa Rawahul Asaatiin Fii 'Adam Al Majii' Ilas Salaatin".

Ada begitu banyak dengan pengertian yang sama, berikut beberapa contoh:


Ibnu Mas'ud berkata: "Siapa saja yang menginginkan kemuliaan diennya, maka dia seharusnya tidak datang kepada penguasa." (dikoleksi oleh Ad-Daarimi)

Ibnu Mas'ud juga berkata: "Seorang pria datang kepada penguasa, membawa diennya dengannya, maka pergi tanpa membawa apapun." (Dikoleksi oleh Al-Bukhari dalam "Taarikh"nya dan Ibnu Sa'ad dalam "At-Tabaqaat").

Hudzaifah Ibnu Al-Yaman berkata: "Sungguh! Seharusnya tidak ada diantara kalian yang jalan walaupun satu hasta ke arah penguasa." (Dikoleksi oleh Ibnu Abii Syaibah)


Dia mengumpulkan dari ulama setelah Salaf, riwayat yang sama dari Sufyan At-Tsauri, Sa'id Ibnu Al-Musayyib, Hammad Ibnu Salamah, Al-Hasan Al-Basri, Ibnu Al-Mubarak, Abi Haazim, Al-Awzaa'i dan Al-Fudhail Ibnu Al 'Iyaad.
Disini adalah beberapa contoh dari Ulama Salaf:

Sufyan At-Tsauri berkata: "Jangan pergi, walaupun jika mereka memintamu untuk mengunjungi mereka hanya untuk membacakan 'qul huwAllahu ahad'." (Dikoleksi oleh Al-Baihaqi)

Maalik Ibnu Anas berkata: "Aku bertemu lebih dari 10 dan beberapa Taabi'in, semua dari mereka berkata, jangan pergi kepada mereka, jangan menegur mereka, yang berat ke penguasa." (Dikoleksi oleh Al-Khatib Al-Baghdaadi dalam "Ruwah Maalik").

Sufyan At-Tsauri berkata: "Memandang penguasa adalah sebuah dosa." (Dikoleksi oleh Abi Ali Al Aamudi dalam "Ta'liiq"nya)

Bisyr Al-Haafi berkata: "Betapa menjijikkan apakah itu permohonan untuk melihat seorang ulama, tetapi kemudian untuk mendapatkan jawaban bahwa dia berada di pintu penguasa" (Dikoleksi oleh Al-Baihaqi dalam "Syu'ab Al-Imaan").
Read Post | comments (1)

Albert Einstein, Ras Lyran dan Bencana Global Nabi Nuh

Dalam sebuah wawancara, Albert Einstein, menyatakan keyakinannya akan keberadaan “piring-piring terbang” atau UFO. Dan ia memperkirakan pesawat-pesawat itu, diawaki oleh manusia, yang berasal dari Planet lain (Alien). Menurutnya, mereka adalah keturunan dari manusia-manusia, yang dahulu pernah tinggal di bumi, 20.000 tahun yang lalu (Referensi : “Makhluk-Makhluk yang turun dari Langit”, karangan Anis Mansour dan “Timeless Earth”, karangan Peter Kolosimo). 

Pendapat Albert Einstein, ini nampaknya sejalan dengan pendapat Nazwar Syamsu, seperti tertulis di dalam Buku Serialnya “Tauhid dan Logika”, beliau meyakini dimasa sebelum Bencana Nuh (diperkirakan pada masa 13.000 tahun yang lalu, silahkan baca, Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 tahun yang silam), Bani Adam telah mencapai kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat tinggi, dan telah mengenal teknologi penerbangan antar planet.
Kemajuan teknologi yang dicapai umat manusia ini, sangatlah wajar karena Peradaban Bani Adam di Bumi,mungkin telah mencapai jutaaan tahun. Sebagai salah satu contohnya, Jembatan Penyebrangan (Rama Bridge) yang dibikin pasukan kera, untuk Sri Rama, menyeberang ke Alengka, setelah dites dengan kadar isotop sudah berumur 1.700.000 tahun

Berdasarkan pendapat Albert Einstein dan Nazwar Syamsu di atas, sangat mungkin pada sekitar 20.000 tahun yang lalu, Umat Manusia telah mencoba menjajaki kehidupan di Planet-Planet di luar Bumi, dan telah melakukan migrasi besar-besaran (Migrasi Akbar), serta telah membentuk komunitas yang dikenali oleh Ahli Ufologi, sebagai Ras Lyran (Pendapat ini, agak berbeda dengan pendapat yang menyatakan bahwa Ras Lyran, telah meninggalkan bumi pada ratusan tahun yang silam).

Jika kita kembali ke masa 20.000 tahun yang silam, diperoleh informasi dimasa itu, terdapat 2 (dua) Peradaban Besar, yaitu Dinasti Rama (Berada Tanah India) dan Bangsa Lumeria (Diperkirakan berada di sebelah timur Nusantara). Dari ke-2 Peradaban ini, Bangsa Lumeria dikisahkan bermigrasi di luar bumi, untuk menghindari peperangan.

Kuat dugaan Bangsa Lumerian ini-lah, yang menjadi cikal bakal Ras Lyran (Pendapat ini, nampaknya bertolak belakang dengan Pendapat yang menyatakan Bangsa Lumerian berasal dari Keturunan Ras Lyran). Bukti bahwa Ras Manusia dibumi, lebih tua dari Ras Lyran, bisa terlihat dari beraneka-ragamnya etnis, warna kulit dan budaya yang terdapat di Bumi, jika dibandingkan Ras Lyran, yang menurut Ahli Ufologi, memiliki persamaan budaya dan ciri fisik, antara satu dengan lainnya.

Ketika di Bumi terjadi Bencana Global Nuh, yang mengakibatkan umat manusia kembali kepada peradaban primitif. Bangsa Lumerian, yang berada sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi (Constellation of Lyra), tidak merasakan dampaknya. Bangsa ini, masih memiliki teknologi yang sangat tinggi.

Bahkan sebagian dari mereka, ada yang kembali ke Bumi, membangun Peradaban Atlantis (Diperkirakan berada di dataran Sundaland). Namun Peradaban ini tidak berlangsung lama, pada sekitar 11.600 tahun yang lalu (menurut catatan Plato), peradaban ini musnah dihancurkan gelombang air laut dalam satu malam
WaLlahu a’lamu bishshawab.
Read Post | comments

Penduduk NUSANTARA dari luar Galaksi BIMASAKTI ?

Ketika ALLAH, melalui Al-Quran mengisyaratkan kepada manusia dan jin untuk bisa menembus langit dan bumi. Banyak orang percaya, tantangan ini telah berhasil dijawab oleh bangsa Jin, bahkan menurut mereka Fenomena UFO yang terlihat belakangan ini, berasal dari penampakan makhluk gaib ini.

Bagaimana dengan manusia ?


Benarkah umat manusia, hanya mampu sampai ke Bulan dan itupun cuma sebentar ?

Se-primitif itukah teknologi, yang dimiliki Manusia, keturunan Nabi Adam ??? 

Hai jama‘ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.” (QS. Ar-Rahman (55) ayat 33)
Manusia telah menjelajah angkasa, ribuan tahun yang silam Berdasarkan Penemuan Arkeologis, diperoleh informasi teknologi manusia sekarang, sangat jauh tertinggal dari teknologi di masa lalu. Sebagaimana terlihat pada gambar beriku.



Peche Merle Cave, France, paintings, 17.000-15.000 SM


Pada lukisan di atas, yang berasal dari masa ribuan tahun yang silam, terlihat, umat manusia telah mengenal teknologi antariksa Nampaknya, umat manusia mengalami kemunduran teknologi, diperkirakan disebabkan oleh kehancuran peradaban akibat dari peperangan dan bencana alam.


Bani Adam, di Planet lain…
Ketika ALLAH menciptakan Nabi Adam. ALLAH mengajarkan kepadanya semua nama-nama (ilmu pengetahuan universal), yang bahkan tidak dipahami oleh Para Malaikat sekalipun. Dan saat pengetahuan itu diuji, leluhur seluruh umat manusia ini telah membuat Para Malaikat terkagum-kagum, dan pada akhirnya ALLAH memerintahkan mereka untuk sujud kepada Adam


Dengan pengetahuan yang sedemikian tinggi yang dimiliki oleh Nabi Adam, logikanya kalau hanya sekedar membuat sebuah pesawat antar galaksi, rasanya bukan sesuatu yang sulit bagi beliau. Dan pengetahuan antariksa ini, tentunya diwarisi juga oleh generasi-generasi awal umat manusia.
Atas dasar pemahaman inilah, disimpulkan di masa ribuan tahun yang silam, umat manusia bukan saja membangun peradaban di bumi, melainkan juga telah merintis koloni-koloni di planet-planet lain, yang memiliki sumber-sumber peghidupan yang cocok bagi umat manusia.


13309860741200312515


Dan bukan mustahil, Fenomena UFO yang muncul akhir-akhir ini berasal dari saudara-saudara kita dari Planet-Planet yang jauh. Hal ini semangkin diperkuat dari pernyataan saksi-saksi mata, mengenai keberadaan alien (Blond, Nordic, Vegan dan lain-lain), ternyata fisiknya seperti manusia.
Beberapa pendapat pendukung lainnya…


- Pernyataan Sergeant Clifford Stone yang mengatakan bahwa banyak sekali alien-alien yang berwujud manusia- Pernyataan David Wilcox yang mengatakan bahwa dari sumber intelijen diketahui paling tidak pada 8 galaksi yang mayoritas penduduknya adalah manusia
- Kenyataan bahwa DNA Alien Grey bisa dikombinasikan dengan DNA Manusia (Buku The Threats – David Jacobs) mengindikasikan bahwa ada kemiripan DNA .


- Pernyataan Alien Janos bahwa mereka tadinya adalah manusia bumi yang pindah dari bumi untuk menghindari perang (Buku The Janos People – Frank Johnson)


Kenyataan bahwa terdapat Bani Adam di Planet lain, juga di amini oleh Dicky Zainal Arifin pengarang buku Novel Arkhytirema. Buku yang sumbernya diperoleh melalui hasil insvestigasi astral dalam bentuk “time travel”, menceritakan keberadaan Bani Adam, yang tersebar di beberapa Planet di luar Bumi di antaranya :


- bangsa TRUNKA di Planet TRUNKA di gugusan ORNORAG


- bangsa ERATUS di Planet UNDAMUNGTHA gugusan GHURABHAL


- bangsa NEGRIDA di Planet TRABIX gugusan BINNURA


- bangsa LEMURIAN di Planet LEMURIAN di sisi luar galaksi BIMASAKTI berdekatan dengan galaksi ANDROMEDA


Menurut Kang Dicky, Bangsa Lemurian, berasal dari Benua Lemuria yang keberadaannya saat ini lebih dikenal dengan nama Nusantara. Bahkan salah seorang Penduduk Lemurian yang bernama Aki Tirem (Arkhytirema), menjadi salah seorang leluhur dari Masyarakat Sunda dan Suku Jawa.
Read Post | comments

Paus Benediktus Resmi Minta Pembuktian Ilmiah Keaslian Injil Turki

Paus Benediktus XVI telah membuat permintaan untuk mengungkap rahasia Alkitab kuno berusia 1500 tahun. Permintaan resmi itu telah disampaikan Vatikan kepada pemerintah Turki, senin (27/2).

Vatikan ingin mengungkap kontroversi Injil ini dengan ajaran dan dogma Kriten juga dibanding injil lain. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay telah mengkonfirmasi permintaan Vatikan ini. 

Injil yang ditulis dengan tinta emas ini menggunakan bahasa Aramik, bahasa yang dipercayai digunakan Yesus. Alkitab berusia 1.500 tahun tersebut diduga, adalah Injil Barnabas dan bernilai lebih dari 20 juta dolar AS.

Pemerintah Turki telah menyembunyikan injil ini selama 12 tahun terkahir. Buku itu ditemukan oleh polisi Turki dalam operasi anti-penyelundupan pada tahun 2000 dan terus dijaga selama 10 tahun.

Alkitab ini jauh berbeda dengan empat injil utama Kristen, Markus, Matius, Lukas dan Yohanes. Hal itu dikarenakan, Alkitab ini berisi prediksi kedatangan seorang nabi setelah Isa (Yesus). Dan dianggap inilah ajaran versi asli Injil.

Selain itu, adalah versi yang lebih konsisten dengan keyakinan Islam dari Kristen. Alkitab ini menolak dogma Tritunggal dan Penyaliban. Hal ini juga menggambarkan Yesus menolak Mesias dan mengklaim penerusnya berasal dari keturuan Ismael (Arab).

Pendeta Protestan, Ihsan Oznek membantah keaslian isi Alkitab ini, Dia mengatakan bahwa St. Barnabas hidup pada abad pertama dan merupakan salah satu rasul Yesus, yang berbeda dengan versi Injil ini yang berasal dari abad kelima. Namun menurut, Profesor Teologi, Omer Faruk Harman untuk membuktikan keaslian dan umur dari Alkitab ini adalah dibuktikan dengan scan secara ilmiah.

Berita sebelumnya;

Injil yang Menubuwatkan Kedatangan Nabi Muhammad Ditemukan di Turki

Sebuah kitab Injil berusia 1.500 tahun yang lalu yang menyatakan bahwa Yesus menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad ke Bumi, telah menarik perhatian Vatikan pekan ini.

Paus Benediktus XVI dilaporkan telah diminta untuk melihat kitab tersebut, yang telah tersembunyi di Turki selama 12 tahun terakhir, menurut laporan Daily Mail.

Injil, yang dilaporkan bernilai $ 22 juta, dilaporkan berisi prediksi Yesus akan datangnya Nabi Muhammad, menteri pariwisata dan budaya Turki Ertugrul Gunay mengatakan kepada surat kabar Inggris.

“Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil yang ditemukan ini memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan. Injil ini menolak ide dari Tritunggal Kudus dan Penyaliban dan mengungkapkan bahwa Yesus meramalkan kedatangan Nabi Muhammad,” lapor Daily mail.

“Dalam satu versi Injil tersebut, Yesus mengatakan kepada para muridnya: “Bagaimana Mesias disebut? Muhammad adalah namanya yang diberkati.”

“Dan di tempat lain, Yesus menyangkal menjadi Mesias, mengklaim bahwa ia akan menjadi Ismail, istilah yang digunakan untuk orang Arab,” tambah surat kabar itu.

Menurut laporan tersebut, umat Islam mengklaim teks, yang banyak dikatakan adalah Injil Barnabas, adalah tambahan dari kitab-kitab Injil yang sudah ada yaitu Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

St Barnabas secara tradisional diidentifikasi sebagai pendiri Gereja Siprus, seorang Kristen awal yang kemudian menjadi rasul.

Gunay mengatakan bahwa Vatikan telah secara resmi diminta untuk melihat injil tersebut, yang Turki temukan selama operasi anti-penyelundupan polisi pada tahun 2000.

Skeptisisme atas keaslian naskah tulisan tangan kuno ini mulai bermunculan.

Pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan versi Injil tersebut dikatakan berasal dari abad kelima atau keenam, sementara St Barnabas hidup pada abad pertama sebagai salah satu Rasul Yesus.

“Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas,” katanya kepada surat kabar Today Zaman.

Tapi kecurigaan sebenarnya segera dapat diselesaikan dengan mudah. Usia sebenarnya dari Injil bisa segera ditentukan oleh penelitian ilmiah, profesor teologi Turki Ă–mer Faruk Harman mengatakan kepada Daily Mail, untuk mengklarifikasi apakah itu ditulis oleh St Barnabas sendiri atau pengikutnya.
Read Post | comments

Sekte Kristen Ortodok Syiria (KOS) ! Berbahaya

Saturday, November 26, 2011


Sekte Kristen Ortodok Syiria adalah salah satu sekte / aliran kristen yang ajarannya sangat persis dengan Islam dari cara berpakaiannya yang memakai peci/kopiah, baju koko, sajadah dan juga jilbab. Amalan-amalan ibadahnya juga sangat mirip dengan Islam. Dalam sekte ini, mengenal sholat 7 waktu: Sa’atul awwal (shubuh), Sa’atuts tsalis (dhuha), Sa’atus sadis (Zhuhur), Sa’atut tis’ah (ashar), Sa’atul ghurub (maghrib), Sa’atun naum (Isya’), dan Sa’atul layl (tengah malam/tahajud).

Pokok-pokok syariatnya juga mirip dengan Islam yaitu:

1. KOS berpuasa 40 hari yang disebut shaumil kabir yang mirip puasa ramadhan.

2. KOS memiliki puasa sunnah di hari Rabu dan Jum’at yang mirip dg Puasa Sunnah senin dan kamis.

3. KOS mewajibkan jama’ahnya berzakat 10% dari penghasilan kotor (bruto).

4. Kalangan perempuan KOS juga diwajibkan mengenakan Jilbab & jubah yang menutup aurat hingga mata kaki.

5. Pengajian KOS juga menggunakan tikar/karpet (lesehan), layaknya umat Islam mengadakan pengajian.

6. Mengadakan acara Musabaqoh Tilawatil Injil dengan menggunakan Alkitab berbahasa Arab.

7. Mengadakan acara rawi dan shalawatan ala KOS mirip apa yang dilakukan oleh sebagian kaum muslim.

8. Mengadakan acara Nasyid, bahkan sekarang sudah ada Nasyid “Amin Albarokah“ & Qasidah Kristen (dengan lirik yang mengandung ajaran Kristen berbahasa Arab).


Meski terlihat sangat santun dan membiasakan berbahasa Arab (Ana, Antum, Syukron, dsb), tetapi mereka tetaplah Kristen. Kitab suci mereka tetap saja Alkitab, dan mereka tetap menuhankan Yesus dalam Trinitas. Hanya metodologi da’wah yang menyerupai umat Islam karena KOS berasal dari Syria. "KOS" tidak memakai 12 syahadat Iman Rasuli umat Kristen, sebagai gantinya mereka memakai ”Qanun al-Iman al-Muqaddas”. Penggunaan istilah islam sangat sering dijumpai, seperti ”Sayyidina Isa Almasih” untuk penyebutan Yesus. Mereka juga memakai Injil berbahasa Arab (Alkitab AlMuqaddas).

Meskipun ajaran KOS dengan ajaran Islam sangat mirip dalam pelaksanaannya, akan tetapi KOSdan Islam sangat jauh berbeda dari segi Tauhid atau keyakinan. Prinsip ajaran KOS masih berputar sekitar masalah trinitas, yaitu mengakui adanya Tuhan bapak, Tuhan anak dan Ruh kudus.


Read Post | comments
 
© Copyright Panitia Hari Kiamat 2011 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.